REFERENSISULTRA.COM, Potensi Pariwisata di Kabupaten Buton Utara, masih menyimpan potensi besar sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru, tentu dengan pengelolaan yang strategis sektor ini dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi II dari fraksi partai PAN Endri, usai kunjungan kerja ke Kantor Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari Provinsi Sulawesi tenggara pada Jumat, 23 Januari 2026.

Menurutnya, dalam pengembangan sektor wisata mampu memberikan arah baru terhadap perekonomian lokal dalam meningkatkan pendapatan asli daerah.
“Tapi kalau bicara terkait PAD untuk Buton Utara memang yang potensial. Contoh salah satunya misalnya tentang pembangunan tempat penampungan ikan TPI, bagaimana kita integritaskan dengan wisata bahari, sehingga bisa kita bicara terkait pemungutan retribusi maupun pajak di bidang parkir dan lain sebagainya,”ujarnya.
Endri juga menilai, tentunya pengembangan wisata ke depan perlu diselaraskan dengan identitas sosial budaya dan budaya Kabupaten Buton Utara.
“Kemudian ada juga pajak hotel atau dalam hal ini home stay, karena itu juga sangat bagus dan bisa kita integritaskan dengan wisata bahari, karena memang yakin roda ekonomi akan rame, sehingga wisata bahari juga perlu di pikirkan konsepnya seperti apa oleh pemerintah daerah,”ungkapnya.
Lebih lanjut, Endri mengungkapkan, berbeda halnya dengan kampung nelayan merah putih yang menjadi program nasional, tentunya daerah juga akan memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha maupun potensi ekonomi dari sektor kelautan dan perikanan.
“Termasuk juga pajak UMKM oleh pengelola ikan untuk masyarakat Buton Utara, terutama yang tinggal di pesisir, itu kalau bicara langkah-langkah yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah terkait bagaimana pembangunan kampung nelayan merah putih ini,”bebernya.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Utara (Butur) melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari Provinsi Sulawesi tenggara.
Sejumlah program strategis itu terkait dengan pengembangan sektor kelautan dan peningkatan sektor perikanan di wilayah Kabupaten Buton Utara hingga akses pendidikan bagi anak-anak nelayan di Kabupaten Buton Utara untuk melanjutkan studi di Politeknik Kelautan dan Perikanan serta beberapa program strategis berhasil disampaikan.

Rombongan perwakilan rakyat ini dipimpin langsung Ketua DPRD Butur, Hasrianti Ali, Wakil Ketua DPRD Fatriah bersama anggota DPRD lainnya, Sairman Sahadia, Rustamin, Muslimin Isi, Darwin Kunu, Harsaad Mbaru, Samsul Wiridin, dan Endri.















