REFERENSISULTRA.COM- Pemerintah Kabupaten Buton Utara diminta untuk menjabarkan kondisi pertumbuhan ekonom awal tahun 2026. Langkah itu dilakukan, oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Utara agar melihat penurunan pertumbuhan ekonomi disebabkan faktor apa. Laju inflasi harus ditekan pemerintah harus menggecarkan pasar dan kios pangan murah.
Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Utara (Butur), menggelar rapat kerja pertama di awal tahun, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai mitra kerja, Dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Buton Utara, Abdul. Mustarif Saleh.

Dalam rapat ini menjadi banyak yang menjadi agenda penting mulai dari pajak kendaraan Dinas, hingga persoalan retribusi, tentunya ini bertujuan untuk mengoptimalisasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua Komisi II Abdul. Mustarif Saleh. meminta pemerintah kabupaten untuk menyampaikan kondisi ekonomi.
Kabag Ekonomi Setda Buton Utara, Dr. Rajab Rusman, menjelaskan bahwa sejak di tahun 2025 proses penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan Perda Nomor 4 Tahun 2009 terkait pendirian Perusahaan Daerah (Perumda) Saluwu Kita.
“Sejak di Tahun 2025 kemarin kami sudah merumuskan melakukan langkah untuk percepatan untuk pembentukan perusahaan umum daerah. di Tahun 2025 kami sudah menyelesaikan naskah akademik peraturan daerah tentang perusahaan umum daerah,”ungkapnya.
Tentunya raperda tersebut nantinya akan diserahkan ke DPRD untuk dibahas bersama sebagai tahap akhir pengkajian dan penyelarasan dokumen perubahan.
“Hari ini yang kami sementara dorong, dalam waktu dekat ini kami harmonisasi penyertaan modalnya untuk BUMD, bulan ini kami selesaikan dan kami setor di DPRD untuk dibahas,”kata Dr. Rajab Rusman.
Kendati demikian, saat ini pemerintah daerah sedang mempercepat regulasi. Dengan hadirnya Perumda ini memberikan kontribusi nyata, mengingat kondisi perekonomian masyarakat saat ini tidak dalam kondisi baik-baik.
“Kenapa ini di percepat karena pendapatan asli daerah hari ini, dengan hadirnya Prumda akan memberikan kontribusi besar dalam hal pendapatan asli daerah, dan ada beberapa perusahaan yang kami masukan dalam raperda perumda, itu akan mencangkup dalam berbagai bentuk usaha, dan akan dilaksanakan di tahun 2027,”ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Rajab Rusman mengatakan, di tahun ini pemerintah kabupaten Buton Utara akan membuka seleksi posisi direksi Perumda Saluwu Kita.
“Kami sudah menyiapkan anggaran untuk seleksi direksinya di tahun 2026 ini, kami meminta pihak DPRD untuk mempercepat proses pembahasan dan penetapannya,”tandasnya.(Adv)















