REFERENSISULTRA.COM, Komitmen menghadirkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas terus diperkuat di Sulawesi Tenggara. Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan DPRD Provinsi Sultra di Gedung Set. A Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (6/5/2026) siang.
Kegiatan yang digelar Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara penegak hukum dan penyelenggara pemerintahan dalam membangun tata kelola daerah yang transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat pembangunan daerah, merusak kepercayaan publik, serta menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, menurutnya, harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat penegak hukum, melainkan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.
“Melalui rapat koordinasi ini, saya berharap terbangun kesamaan persepsi, sinergi, dan langkah konkret antara KPK, pemerintah daerah, dan DPRD dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi,” ujar Gubernur.
Ia juga menegaskan bahwa setiap program pembangunan yang dirumuskan harus benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat, terutama dalam mendukung pembangunan infrastruktur, peningkatan perekonomian, dan penguatan ketahanan pangan di Sultra.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Gubernur menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar menjalankan arahan KPK secara konsisten sehingga pelaksanaan program dan kegiatan tetap sesuai ketentuan yang berlaku serta terhindar dari potensi permasalahan hukum.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada KPK melalui fungsi koordinasi dan supervisi yang terus mendampingi daerah dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam menghadirkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas sebagai fondasi utama pembangunan daerah.















