REFERENSISULTRA.COM, Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darus Salam, menegaskan bahwa pencapaian predikat Swasti Saba dalam program Kota Sehat bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari proses berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi percepatan Kota Sehat 2026 yang digelar di Aula Bapperida Baubau, Rabu (22/04/2026). Menurutnya, Pemerintah Kota Baubau kini mendorong perubahan paradigma dalam pembangunan kesehatan.
“Kota sehat adalah kota di mana udaranya bersih, pangannya sehat dan pola hidup sehat telah menjadi budaya di tengah masyarakat,”ujarnya.
Ia menjelaskan, konsep Kota Sehat tidak hanya berbicara tentang layanan kesehatan, tetapi mencakup kualitas lingkungan dan perilaku masyarakat. Kota yang sehat, kata dia, adalah kota dengan udara bersih, ketersediaan pangan sehat, serta budaya hidup sehat yang telah menjadi kebiasaan sehari-hari warga.
Lebih lanjut, beberapa indikator utama Kota Sehat yang terus didorong antara lain lingkungan yang hijau dan bersih, kemudahan akses terhadap pangan sehat, serta terciptanya rasa aman dan nyaman di ruang-ruang publik.
Sekda juga menekankan bahwa mewujudkan Kota Sehat bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan semata, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dukungan pihak swasta melalui program berkelanjutan, hingga keterlibatan aktif masyarakat di tingkat RT dan RW menjadi kunci utama keberhasilan.
Ia turut memberikan apresiasi kepada Forum Kota Sehat dan para kader Posyandu yang dinilai sebagai garda terdepan dalam mengedukasi dan mendampingi masyarakat. Peran mereka sangat penting dalam menjangkau langsung kehidupan masyarakat hingga ke tingkat paling dasar.
“Tujuan akhirnya adalah menjadikan Baubau bukan hanya sebagai tempat mencari nafkah, tetapi sebagai rumah yang sehat, aman, dan nyaman bagi tumbuh kembang generasi mendatang,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bapperida Kota Baubau, Mohamat Abduh, memaparkan peran para pemangku kepentingan dalam percepatan pencapaian indikator Kota Sehat. Di sisi lain, Ketua Forum Kota Sehat, MZ Tamsil Tamim, menyampaikan capaian penilaian Kota Sehat tahun 2025, termasuk berbagai tantangan serta langkah tindak lanjut yang perlu dilakukan oleh OPD terkait pada tahun 2026.















