banner 120x600
banner 120x600
banner 728x250

Puncak HUT ke-12 Buton Selatan, Gubernur Sultra Tekankan Sinergi dan Evaluasi Pembangunan

  • Bagikan
Istimewa

REFERENSISULTRA.COM, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menutup rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Buton Selatan dengan menghadiri malam ramah tamah Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Kabupaten Buton Selatan yang berlangsung di Lapangan Lakarada, Batauga, Kamis (23/7/2026) malam.

Kehadiran Gubernur bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sultra disambut hangat oleh pemerintah daerah dan masyarakat. Suasana penuh keakraban mewarnai puncak peringatan hari jadi kabupaten yang mengusung tema “Bersama Membangun Buton Selatan yang Sejahtera, Berbudaya, dan Berdaya Saing.”

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka mengajak seluruh unsur pemerintahan, mulai dari eksekutif, legislatif hingga yudikatif, menjadikan peringatan hari jadi sebagai momentum untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap pembangunan yang telah berjalan.

“Momentum peringatan hari ulang tahun merupakan momentum bagi pemerintah, legislatif, dan yudikatif untuk merefleksikan dan mengevaluasi kembali hal-hal yang telah dikerjakan hingga saat ini,” ujar Gubernur.

Menurutnya, evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat sinergi antarlembaga sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif demi mewujudkan Buton Selatan yang semakin maju, sejahtera, berbudaya, dan berdaya saing.

Kabupaten Buton Selatan resmi menjadi daerah otonom baru bersama Kabupaten Buton Tengah dan Kabupaten Muna Barat pada 23 Juli 2014 berdasarkan Undang-Undang Nomor 14, Nomor 15, dan Nomor 16 Tahun 2014. Tahun ini, daerah tersebut genap berusia 12 tahun.

Sementara itu, Bupati Buton Selatan Muhammad Adios menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Gubernur Sultra beserta rombongan dalam peringatan HUT ke-12 Kabupaten Buton Selatan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan persatuan, kebersamaan, serta sinergi seluruh elemen masyarakat dengan mengedepankan nilai saling menghormati, saling memuliakan, dan saling mengingatkan.

Bupati juga menyoroti besarnya potensi maritim yang dimiliki Kabupaten Buton Selatan. Menurutnya, laut bukanlah pemisah antarpulau, melainkan penghubung kehidupan dan sumber penghidupan masyarakat yang harus dikelola secara optimal sebagai kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.

Malam ramah tamah semakin semarak ketika Gubernur Andi Sumangerukka bersama masyarakat ikut menarikan Tari Badenda, tarian khas Buton Selatan yang sarat makna persatuan dan pelestarian budaya. Penampilan tersebut menjadi penutup rangkaian acara sekaligus simbol kebersamaan masyarakat dalam menjaga warisan budaya sebagai identitas daerah dan modal penting menuju pembangunan yang berkelanjutan.

  • Bagikan